09 Sep 2019 BINGGUNG PILIH - PILIH KUAS??? Hati - hati memakai Bulu Babi !!!

Beberapa hari lalu saya baca tulisan yang bilang kalau kuas yang beredar di Indonesia terbuat dari bulu babi. Terus terang ini bikin saya terkejut. Jangan sampai kalian salah pilih membeli produk yang diharamkan.

Pemanfaatan babi hukumnya haram, baik atas daging, lemak, maupun bagian-bagian lainnya.

Firman Allah SWT dalam QS.5:3 mengharamkan konsumsi bangkai, darah, dan daging babi. Demikian juga dengan firman-Nya dalam QS.6:145 dan QS.16.115, mengharamkan konsumsi bangkai, darah, dan daging babi. Dalil-dalil pada beberapa ayat ini merupakan nash yang jelas, yang menegaskan tentang keharaman, antara lain mengkonsumsi babi.

Al-Qur’an menggunakan kata lahma (daging) karena sebagian besar pengambilan manfaat dari babi adalah daging. Selain itu, dalam daging babi selalu terdapat lemak. Kendati Al-Qur’an menggunakan kata lahma, pengharaman babi bukan hanya dagingnya. Tetapi seluruh tubuh hewan babi. Pandangan ini sesuai dengan kaidah ushul fiqh:min dzikri’l-juz I wa iradati’l kulli. Artinya yang disebutkan sebagian dan dikehendaki seluruhnya.

Nah ini menjadi penting bagai saudara dan kita semua untuk mengetahui bagaimana cara membedakan mana kuas yang memakai bulu babi atau tidak? Sesuai hasil survei Tim Jurnal Halal, untuk menentukan apakah kuas yang saudara gunakan berasal dari bulu/ rambut babi, bisa menempuh langkah yang sangat mudah dan sederhana. Rambut atau bulu adalah suatu protein yang bernama keratin. Keratin merupakan salah satu kelompok protein yang dikenal sebagai protein serat.

Protein serat memiliki struktur panjang. Setiap hewan memiliki protein keratin pada bagian dermis (permukaan) dari kulit, kuku, paruh, sisi ikan, tanduk, dan kuku binatang. Sebagai halnya protein, maka rambut/bulu yang mengandung keratin saat dibakar akan menimbulkan bau yang khas. Bau khas tersebut sama ketika kita mencium aroma daging yang dipanggang.

Sementara bila kuas itu terbuat dari ijuk atau sabut ketika dibakar pasti akan langsung terbakar, dan tidak mengeluarkan aroma spesifik selain bau abu pembakaran. Ketika dibandingkan dengan sapu ijuk dibakar jelas sekali terdapat perbedaan bau yang sangat kentara.

Jadi takutkan kalau salah beli barang, di PT. Vinindo 100% tidak menggunakan bulu babi. Untuk kualitas tidak diragukan lagi banyak kelebihan atau keunggulan yang ditawarkan yaitu :

  • Bulu kuas yang padat dan rapi dan tidak mudah brondol (lepas)
  • Pengangan yang didesain melengkung untuk memudahkan pengguna dan agar tangan tidak cepat lelah.
  • Pegangan dibuat dengan kayu yang berkualitas tinggi
  • Tidak mudah copot
  • Bisa digunakan untuk mengecat berkali - kali

 

Share this article
BACK